Mahasiswa Unair Predator Fetish Pocong Terancam Diskors

  • Whatsapp
Predator Fetish Pocong
Foto : Twitter/m_fikris

Dailydetik.com – Sejak kasus predator fetish pocong kain jarik viral di medsos, pelaku disebut bernama Gilang menghilang. Pihak Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair tak segan-segan memberikan skorsing bila terbukti melakukan pelecehan bermodus riset akademik.

Jika dalam penyidikan polisi nanti terbukti melakukan aksinya, maka pihak Unair segera mengeluarkan keputusan.

Bacaan Lainnya

“Berpotensi mendapat skorsing. Artinya kalau melihat runtutan laporan bisa jadi mendapat skorsing. Tapi belum sampai tahap itu sebetulnya,” kata Ketua Pusat Informasi dan Humas Universitas Airlangga (PIH Unair), Suko Widodo saat dikutip dari detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Suko menambahkan jika benar kasus yang viral itu dilakukan oleh Gilang, pasti akan mendapat skorsing dari tempatnya menempuh pendidikan di Unair.

“Sekarang kita sedang mengumpulkan bukti-bukti itu. Bukan skorsing tapi tahap penyidikan. Kalau skorsing harus ada tahap,” tambahnya.

Pihaknya juga terus menghubungi pelaku fetish pocong. Karena, lanjut Suko, pelacakan menyangkut antara kriminal dan macam-macam.

“Kita terus (Menghubungi), sedang proses untuk itu. Pasti kita cari (alamat pelaku) tapi pihak Unair sedang melakukan koordinasi dengan keluarga. Mudah-mudahan minggu depan bisa dapat,” harapnya.

Namun, jelas dia, untuk memberikan skorsing ke mahasiswa semester 10 tersebut, menunggu keputusan minggu depan.

“Jika itu terjadi tentu akan mendapat skorsing. Kepastian skorsing menunggu minggu depan lebih bagus,” pungkasnya.

Sebuah cuitan tiba-tiba saja viral di twitter. Cuitan tersebut berisi curahan hati seorang mahasiswa yang mengaku merasa dilecehkan seniornya sesama mahasiswa Unair. Bentuk pelecehan itu ia sebut dengan predator ‘Fetish Kain Jarik’.

Di dalam utasnya, mahasiswa yang mengaku menjadi korban itu dipaksa ‘membungkus’ dirinya sendiri seperti mayat yang dikafani menggunakan kain jarit.

Semua screenshot percakapan di DM Instagram dan WA ia keluarkan semua. Ia juga melengkapinya dengan foto. Ia menyebut pelaku adalah Gilang, seorang mahasiswa Unair akhir.

Pos terkait

Most Populer