Ekspresi Wajah Wanita Ini Jadi Sorotan, Bunuh Ibu Kandungnya Dengan Sadis

  • Whatsapp
Viral Gadis Bunuh Ibunya
Foto : Youtube

Dailydetik.com – Viral di media sosial, video persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang gadis muda bernama Isabella Guzman.

Isabella Guzman mencabut nyawa ibunya sendiri dengan cara menusuk wajah dan tubuh sang ibu sebanyak 79 kali.

Bacaan Lainnya

Perempuan kelahiran 1995 ini telah membunuh ibu kandungnya sendiri pada 28 Agustus 2013. Dia menusuk ibunya sebanyak 48 kali di wajah dan 31 kali di leher. Kejadian tersebut terjadi di Colorado USA dan dijatuhi hukuman seumur hidup atas kasus pembunuhan tingkat pertama.

Robert Guzuman (ayah Isabella) bahkan sempat berbicara dengannya sebelum menghubungi 911 awalnya ayahnya mengira kalau istrinya diserang binatang buas.

Sampai sang ayah melihat bekas darah di tangan Isabella sembari memegang pisau. Barulah dia tersadar itu ulah putrinya.

Namun ekspresi ‘ngeri’ Isabella Guzman ketika tengah melakukan sidang justru baru viral sekarang.

Melansir CNN, sebelum pembunuhan sadis itu terjadi, Isabella dan ibunya, Yun-Mi Hoy, diketahui kerap bertengkar, terutama semenjak ibunya menikah lagi dengan seorang pria bernama Ryan Hoy.

Isabella Guzman diringkus dalam waktu 16 jam semenjak ditetapkan sebagai buronan. Ketika itu, usianya masih 18 tahun. Kini, dia sudah 25 tahun.

Ketika disidang di pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Isabella sempat tersenyum ke arah kamera wartawan yang menyorotnya.

Pengadilan Colorado sendiri memvonis bahwa Isabella tidak bersalah. Dia dikirim ke Rumah Sakit Pemerintah di Pueblo untuk menjalani perawatan kejiwaan alih-alih dikirim ke penjara.

Menurut keterangan dokter yang merawatnya, dr Richard Pounds, Isabella didignosa mengalami paranoia schizophrenia. Tak ditahan di penjara, Isabella Guzman pun dirawat di rumah sakit jiwa.

“Kami menghukum orang yang membuat keputusan untuk melakukan kesalahan ketika mereka tahu lebih baik dan mereka bisa melakukan sesuatu yang berbeda. Dan dalam kasus khusus ini saya yakin, berdasarkan bukti yang saya lihat dan informasi yang telah disajikan di pengadilan, bahwa wanita ini tidak tahu benar dan salah dan dia tidak bisa bertindak berbeda dari yang dia lakukan, mengingat signifikansi skizofrenia dan delusi paranoid, halusinasi visual yang dapat didengar yang dia alami. Saya yakin akan hal itu dan saya merasa demi keadilan saya harus mengambil langkah-langkah ini,”kata George Brauchler, Jaksa Wilayah, Distrik Yudisial ke-18.

Brauchler mengatakan Isabella akan tetap di sana sampai dia tidak lagi menjadi ancaman bagi komunitas atau dirinya sendiri.

Isabella juga kemungkinan besar akan berada di rumah sakit jiwa selama sisa hidupnya.

Pos terkait

Mungkin Anda Suka