Viral Penyusup Demo UU Ciptaker Bergaya Mahasiswa

  • Whatsapp
Foto : Instagram

Dailydetik.com – Pengesahan UU Cipta Kerja oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 5 Oktober 2020 lalu menimbulkan kontra dari masyarakat. Banyak masyarakat menyesalkan aksi penyampaian pendapat itu akhirnya diwarnai kericuhan dan aksi pembakaran fasilitas umum dan perlengkapan polisi.

Di tengah aksi demo yang juga melibatkan mahasiswa terdapat beberapa oknum yang menyusup dan membuat aksi damai berubah jadi pengrusakan. Untuk mengelabui polisi dan peserta aksi, oknum tersebut berpenampilan bak mahasiswa dengan mengenakan jaket universitas.

Bacaan Lainnya

Aksi penyusup inilah yang berhasil ditangkap polisi saat terjadi unjuk rasa di Riau. Pria dengan pakaian jaket almamter warna kuning mengaku menyusup dalam aksi demonstrasi tersebut dan melakukan aksi anarkis dengan merusak mobil polisi Satlantas.

penyusup demo perusak mobil polisi 1
Foto : Istimewa

Setelah ditangkap oleh pihak kepolisian, profesi pria tersebut terungkap. Lantas apa profesi asli pria tersebut?

Dilansir dari akun Instagram @polisiselebriti, seorang penyusup yang bergaya mahasiswa terlihat sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Pria tersebut merupakan penunggang demo mahasiswa di Riau. Ia melakukan aksi anarkis berupa perusakan mobil Satlantas.

“@humaspolda_riau permohonan maaf Penunggang Demo Mahasiswa di Riau,” dikutip dari akun @polisiselebriti.

Melalui unggahan tersebut, pelaku yang bernama Guntur mengaku jika dirinya bukan lah seorang mahasiswa. Tetapi, ia adalah seorang wiraswasta.

penyusup demo perusak mobil polisi 1
Foto : Instagram

“Nama saya Guntur, pekerjaan saya wiraswasta, saya bukan mahasiswa dari Universitas (Unilak), saya memakai jaket almamater yang punya teman saya. Saya ikut unjuk rasa pada hari Kamis tanggal 8 Oktober di gedung DPRD Provinsi Riau,” ujar Guntur dalam video yang diunggah @polisiselebriti.

Guntur juga mengakui jika dirinya lah yang melakukan perusakan pada mobil Satlantas yang ada di depan Hotel Tjokro.

“Saya yang melakukan perusakan pada mobil Satlantas di depan Hotel Tjokro,” sambungnya.

Memohonan Maaf

Di akhir video, Guntur pun menyampaikan permintaan maafnya pada Universitas Lancang Kuning (Unilak), masyarakat, serta Polda Riau. Ia mengatakan jika dirinya sangat menyesal dan tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada Universitas (Unilak), kepada masyrakat, ataupun kepada Polda Riau. Saya sangat menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi,” ujarnya.

Pos terkait

Mungkin Anda Suka