Air Kemasan Mengandung Fluoride Berbahaya? Ini Fakta Sebenarnya!

  • Whatsapp

Segala hal di dunia ini tak lepas dari unsur kimia, baik alami maupun buatan. Hanya saja kadar zat kimia yang bersinggungan dengan manusia sehari-hari sudah memiliki batasan sendiri agar tak berbahaya. Namun tak banyak orang yang memahami bahwa zat kimia tak melulu tentang zat buatan yang diproduksi oleh pabrik dan membahayakan kesehatan.

Beberapa waktu belakangan, terdengar kabar bahwa zat fluoride yang terkandung dalam air mineral kemasan berbahaya. Isu ini diperkuat oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard. Dalam penelitian tersebut, memang dijelaskan bahwa fluoride berbahaya bagi perkembangan kecerdasan anak-anak namun dalam jumlah di luar batas aman.

Bacaan Lainnya

Bila takaran fluoride disesuaikan maka hal tersebut tak akan berbahaya bagi kesehatan. Pemerintah Indonesia sendiri melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 492/Menkes/Per/IV/2010 menyatakan bahwa syarat kandungan fluoride dalam air minum kemasan seperti Aqua tak boleh melebihi 1,5 mg/l. Batasan ini juga ditetapkan oleh organisasi kesehatan dunia WHO.

Angka yang disyaratkan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan ini didapatkan dari kebutuhan masyarakat akan gizi. Zat fluoride sendiri merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, zat ini juga tercantum dalam dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 75 Tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi.

Kabar yang menyatakan bahwa kandungan fluoride mempengaruhi IQ anak-anak masih belum dapat dipertanggungjawabkan di Indonesia. Selain karena penelitian sesungguhnya dilakukan di China, penelitian juga masih membutuhkan kajian lebih lanjut akan kandungan fluoride ini.

Bisa dibilang, air minum kemasan yang didistribusikan di Indonesia terutama yang berada di bawah supervisi Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merupakan air yang aman untuk dikonsumsi. Jadi, jangan takut mengkonsumsi air mineral kemasan.

Pos terkait

Mungkin Anda Suka