Viral, Cover Buku Rapunzel Yang Berjilbab Ini Jadi Perdebatan

  • Whatsapp

Kisah dongeng Disney sepertinya sudah terpatri di benak masyarakat Indonesia. Sebab anak-anak generasi milenial tumbuh besar bersama sederet judul kartun Disney seperti Cinderella, Putih Salju, Beauty and The Beast, dan juga Rapunzel. Pendapatan film yang diproduksi oleh Disney pun cukup besar saat tayang di tanah air.

Popularitas para tokoh Disney ini seringkali menginspirasi para penulis dan juga ilustrator untuk membuat versi mereka sendiri. Nah, salah seorang penulis Malaysia belum lama ini merilis sebuah buku cerita yang terinspirasi dari sosok Rapunzel.

Bacaan Lainnya

Tudung Rapunzelilah, sampul buku yang jadi viral dan diperdebatkan di Malaysia © Facebook.com/The Malaysian Feminist

Yang membuat buku cerita anak-anak ini jadi viral adalah cover yang disalahartikan oleh para pembaca. Sebuah akun Facebook, The Malaysian Feminist membagikan cover buku ini dengan caption, “Ayolah, kalian tak mungkin serius.”

Cover buku ini lalu menarik perhatian ribuan pengguna Facebook lainnya. Saat ini cover buku yang berjudul TUDUNG RAPUNZELILAH ini telah dibagikan lebih dari enam ribu kali dan meraup lebih dari 1.200 komentar. Dalam cover tersebut, Rapunzel digambarkan menggunakan kerudung panjang untuk membantu seorang pria naik ke menara.

Penjelasan salah seorang pengguna Facebook tentang Tudung Rapunzelilah © worldofbuzz

“Tak boleh menunjukkan rambut tapi membawa pria masuk ke rumah seorang diri,” protes salah seorang pengguna Facebook pada buku karya Shah Bakri tersebut. Komentar ini lalu memicu perdebatan antar pengguna. Hingga akhirnya ada seorang pengguna yang menjelaskan kisah buku tersebut sebenarnya.

 

“Cerita buku ini adalah seorang siswi yang ingin menjadi Rapunzel, dia selalu bermimpi untuk menemukan pangeran dalam hidupnya. Awalnya dia ingin jadi Cinderella tapi tak mungkin jadi dia memilih untuk jadi seperti Rapunzel dengan menjahit kerudungnya hingga panjang,” jelas salah seorang pengguna.

“Nama gadis tersebut adalah Ratna Puteri Nur Zelilah. Pengarang buku ini adalah temanku sejak kecil dan terinspirasi kisah Rapunzel. Kalian terlalu berpikiran sempit,” imbuh sang pengguna. Sebetulnya buku ini bermaksud mengajarkan anak-anak agar tak menyerah dalam mewujudkan cita-citanya. Well, ungkapan jangan nilai buku dari sampulnya benar-benar harus diperhatikan.

Pos terkait

Mungkin Anda Suka