Inilah 4 Cara Menyapa Paling Unik Dari Berbagai Negara

  • Whatsapp

Sebagai makhluk sosial, manusia perlu berkomunikasi dengan manusia lainnya. Salah satu wujud komunikasi itu adalah menyapa seseorang ketika bertemu. Selain itu, menyapa juga sebagai bentuk sopan santun terhadap orang lain.

Lazimnya seseorang menyapa denga berkata “halo” kemudian menanyakan kabar. Namun jika orang yang dituju sudah sangat akrab, biasanya mereka akan menyapa dengan caranya masing-masing.

Bacaan Lainnya

Cara menyapa pada suatu kelompok, suku, atau negara bisa berbeda-beda. Seperti misalnya di Oman cara menyapanya adalah mencium hidung dengan hidung. Selain Oman, beberapa negara berikut ini juga punya cara unik dalam menyapa orang lain.

1. Menjulurkan lidah (Tibet)

Di Indonesia menjulurkan lidah erat kaitannya dengan mengejek orang lain. Namun lain halnya di Tibet. Di negara ini menjulurkan lidah merupakan cara untuk menyapa orang lain.

Masyarakat disana percaya bahwa lidah yang berwarna hitam merupakan reinkarnasi dari raja kejahatan. Untuk itulah warga Tibet akan menjulurkan lidahnya yang menandakan bahwa mereka bukanlah keturuan raja kejahatan.

2. Tepuk tangan (Zimbabwe)

Negara Zimbabwe yang berada di benua Afrika juga memiliiki budaya unik dalam hal menyapa. Saat bertemu orang lain, orang di Zimbabwe akan menepuk tangan. Tepuk tangan ini bisa diartikan sebagai pengganti kata “halo”.

Selain itu, irama tepuk tangan juga mempengaruhi artinya. Misalnya tepuk tangan datar mengindikasikan bahwa orang tersebut akan pergi. Sedangkan tepuk tangan yang berirama cepat mengartikan sapaan terima kasih.

3. Menekan hidung dengan hidung (Selandia Baru)

Ada tradisi unik dari suku Maori di Selandia Baru. Tradisi tersebut dinamai Hongi dimana bagi masyarakat disana berarti sapaan kepada mereka yang baru datang ke Selandia Baru atau berada di kawasan suku Maori.

Belakangan diketahui maksud dari Hongi ini cukup dalam. Hidung yang ditempel dan ditekan mengartikan bahwa orang tersebut telah saling menukarkan nafas kehidupan. Selain itu, status seseorang yang telah melakukan Hongi akan berubah dari yang semula manuhiri (tamu) menjadi whenua (anggota Maori).

4. Menggesekkan ujung hidung (Alaska)

Tradisi menyapa masyarakat Alaska ternyata hampir mirip seperti suku Maori dari Selandia Baru. Dua orang yang sedang bertemu akan menggesekan ujung hidung mereka. Tradisi ini juga berlaku bagi lawan jenis sehingga kerap disebut sebagai “Eskimo Kissing”.

Menariknya, masyarakat Alaska mengaku jika tradisi ini tidak menjiplak dari suku Maori, melainkan dari tradisi suku Inult. Sementara maksud dari menggesekkan ujung hidung adalah sebagai bentuk ungkapan kasih sayang.

Pos terkait

Mungkin Anda Suka